Donasi Untuk Anak Yatim Piatu Panti Asuhan
Latar Belakang Pendirian Panti Asuhan NW Ketangga :
1. Sesuai dengan Ajaran Islam, bahwa Ummat Islam wajib menolong dan belas kasihan terhadap orang - orang terlantar dan melarat seperti Anak Yatim dan Fakir miskin, sedangkan bagi orang - orang yang menaruh belas kasihan serta suka menolong bagi orang - orang melarat tersebut telah digambarkan dalam Hadits Nabi yang berbunyi :
أَنَاوَكَا فِلُ الْيَتِمِ فِىالْجَنّّّةِ هكَذَا وَأَشَارَبِالسَّبَابَةِ وَالْوُسْطلى (الحديث)
Artinya : Saya dan Orang-orang yang memelihara Anak Yatim akan berdampingan di dalam Syurga seperti berdampingan dua jari ( Rosululloh SAW. menunjukkan kedua jarinya yaitu Telunjuk dan Jari tengahnya )
2. Mengingat banyaknya Anak Yatim dan Fakir Miskin terlantar yang perlu segera mendapat uluran tangan untuk ditolong, sekaligus mendukung Program Pemerintah untuk dapat memperoleh Pendidikan dalam mencerdaskan kehidupan Bangsa yang berkwalitas sehingga dapat berguna bagi Agama Nusa dan Bangsa.
Sejarah Singkat Panti Asuhan NW Ketangga
Panti Asuhan NW Ketangga atau disingkat dengan PA NW Ketangga merupakan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak, berdiri pada tahun 1985 oleh beberapa orang sesepuh Ketangga, diantaranya adalah H. Abdullah sekaligus sebagai Wakif atau pewakaf yang mewakafkan tanah peribadinya, yang diperuntukkan bagi anak yatim.
Banyaknya anak yatim yang terlantar pada waktu itu membuat hati pewakaf dan para dermawan mendirikan Panti Asuhan NW Ketangga, semenjak berdirinya hingga saat ini (Tahun 2022) Alumni PA NW Ketangga sudah mencapai 500an orang.
Beberapa Alumninya sudah langsung terjun kembali kepada masyarakat sebagai Muballigh, Guru, Pedagang dan lain sebagainya.
Namun, seiring dengan berkembangnya zaman. Keberadaan PA NW Ketangga mengalami penurunan jumlah anak asuh, misalnya pada tahun 208-2019 jumlah anak asuh hanya 5 anak asuh. Sehingga pengurus PA NW Ketangga memutuskan untuk membuat Yayasan Sosial sebagai wadah PA NW Ketangga bernaung secara hukum pada tahun 2020.
Kemudian pengurus PA NW Ketangga, mendirikan Madrasah Diniyah dan Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran "Gedeng Qur`any". Kemudian pada tahun 2022 didirikanlah sekolah formal SMP Islam Terpadu Daruth Thoyyibah NW Ketangga dan TK IT Daruth Thoyyibah NW Ketangga.
Alhamdulillah dengan keberadaan lembaga-lembaga tersebut, PA NW Ketangga kembali mendapatkan ruhnya untuk bisa hidup kembali. Keberadaan sekolah-sekolah formal tersebut tentu tidak menghapus statusnya sebagai "PANTI ASUHAN", statusnya sebagai PANTI ASUHAN tetap melekat.
Keberadaan Yayasan Daruth Thoyyibah Al-Mukhlisin NW Ketangga tidak terlepas dari keberadaan Panti Asuhan NW Ketangga, inilah cikal bakal lahirnya Yayasan Daruth Thoyyibah Al-Mukhlisin NW. Panti Asuhan NW Ketangga didirikan pada tahun 1985 M, dilatarbelakangi karena kebutuhan masyarakat terhadap lembaga yang bertanggung jawab terhadap anak yatim/piatu, anak terlantar dan kurang mampu, Sehingga Bapak H. Abdullah mempunyai inisiatif untuk mewakafkan tanahnya untuk kepentingan Panti Asuhan NW Ketangga.
Sepanjang perjalannya Panti Asuhan NW Ketangga telah berhasil mendidik anak-anak asuh khususnya yang berasal dari kecamatan Suela dan sekitarnya, hingga saat ini sudah banyak yang sukses di berbagai bidang diantaranya Muballigh, Guru, Pedagang dan lain sebagainya.
Seiring dengan berjalannya waktu, keberadaan anak asuh kian hari semakin berkurang. berkurangnya anak asuh yang tinggal di Asrama sangatlah sedikit, sehingga pengurus Panti Asuhan NW Ketangga merencanakan program ke depan agar Panti Asuhan tidak sampai tanpa penghuni.
Pada Tahun 2020 Didirikanlah Yayasan Daruth Thoyyibah Al-Mukhlisin NW Ketangga atas saran dari Kementerian Sosial yang waktu itu melakukan visitasi. Pendirian Yayasan sebagai wadah untuk Panti Asuhan bernaung.
Berbagai langkah strategis telah dilakukan oleh pengurus Panti Asuhan untuk memajukan dan menghidupkan kembali Panti Asuhan yang kian hari semakin meredup, maka didirikanlah Lembaga Diniyah dan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur`an.